Latar Belakang

 Pendidikan Diploma III Teknologi Laboratorium Medis merupakan program pendidikan tinggi yang diselenggarakan sebagai upaya menghasilkan tenaga ahli madya profesional dengan kualifikasi kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam bidang teknologi laboratorium medis. Mewujudkan hal tersebut diperlukan sebuah kurikulum yang menyajikan berbagai bentuk pengalaman belajar di dalam ruangan maupun di luar ruangan, dimana dalam penyusunannya tidak terlepas dari kebutuhan dunia kerja.

Standar Kompetensi Ahli Teknologi Laboratorium Medis Indonesia (SKATLMI) merupakan batas kemampuan minimal ahli teknologi laboratorium medis berdasarkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang harus dikuasai dan dimiliki untuk dapat melakukan kegiatan profesionalnya pada masyarakat secara mandiri. SKATLMI disusun oleh organisasi profesi Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI) sebagai acuan untuk pengembangan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).

Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis STIKes Prima Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran demi tercapainya visi yang telah ditetapkan. Peningkatan mutu pembelajaran dilakuan secara berkesinambungan dengan berabagai cara antara lain pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pengajar, dan peningkatan saran prasana.

VISI Mencetak tenaga teknisi laboratorium medis yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi di Jawa Barat pada tahun 2030.
MISI
1. Menyelenggarakan pendidikan teknologi laboratorium medis yang sesuai dengan standar kompetensi nasional.
2. Melakukan penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi tentang laboratorium medis secara berkesinambungan.
3. Melaksanakan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, khususnya bidang teknologi laboratorium medis.
4. Mengadakan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi civitas akademika di bidang teknologi laboratorium medis.

PROFIL LULUSAN 1. Mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproses spesimen. 2. Melaksanakan uji analitik terhadap reagen dan spesimen. 3. Mengoperasikan dan memelihara peralatan laboratorium. 4. Mengevaluasi data laboratorium untuk memastikan akurasi dan prosedur pengendalian mutu dan mengembangkan pemecahan masalah yang berkaitan dengan data hasil uji. 5. Membantu klinisi dalam pemanfaatan data laboratorium secara efektif dan efisien untuk menginterpretasikan hasil uji laboratorium. 6. Merencanakan, mengatur, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan laboratorium. 7. Membimbing dan membina tenaga kesehatan lain dalam bidang teknik kelaboratoriuman. 8. Merancang dan melaksanakan penelitian dalam bidang laboratorium kesehatan. KOMPETENSI LULUSAN 1. Mampu memahami prosedur kerja dan peralatan laboratorium dalam bahasa inggris. 2. Mampu memahami praktik laboratorium yang benar (Good Laboratory Practice). 3. Mampu menerima, mempersiapkan, dan menangani sampel dengan benar. 4. Mampu melakukan prosedur laboratorium biologi (pewarnaan, preparat olesan, hapusan, dan preparat utuh). 5. Mampu mempersiapkan larutan kerja. 6. Mampu mempersiapkan media pertumbuhan mikroba. 7. Mampu mengoperasikan mikroskop, mikropipet, autoklaf, spektrofotometer, dan Biological Safety Cabinet. 8. Mampu menghitung jumlah sel dalam sampel biologi. 9. Mampu melakukan promosi kesehatan. 10. Mampu melakukan pemeriksaan protozoa dan helminthes. 11. Mampu memahami anatomi dan fisiologi manusia. 12. Mampu melakukan analisis kimia kualitatif dan kuantitatif. 13. Mampu melaukan pemeriksaan mikrobiologi (bakteriologi & Mikologi). 14. Mampu melakukan pemeriksaan hematologi, imunologi, biokimia, dan toksikologi. 15. Mampu melakukan pemeriksaan urin, feses, sperma, dan cairan tubuh. 16. Mampu melakukan pemeriksaan analisa kimia air, makanan, dan minuman. 17. Mampu melakukan analisis secara statistik. 18. Mampu melakukan penelitian.